OPSI: Organisasi Perubahan Sosial Indonesian (OPSI) adalah Jaringan Penanggulangan HIV dan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Perempuan Pekerja Seks,Laki – Laki Pekerja Seks, dan Transgender Pekerja Seks di Indonesia

Jakarta 12 Nopember 2020–OPSI: Organisasi Perubahan Sosial Indonesian (OPSI) adalah jaringan penanggulangan HIV dan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi perempuan pekerja seks,laki – laki pekerja seks, dan Transgender pekerja seks di
Indonesia .OPSI didirikan pada tahun 2009 dan mendapatkan legalitas dari KEMENKUMHAM pada tahun 2015 no AHU 003812.AH.01.07.Dalam berjalannya waktu ,OPSI Nasional sudah membentuk 20 OPSI
Propinsi sebagai wadah untuk pekerja Seks HIV (human immunadeficiency virus) adalah virus yang merusaak sistem kekebalan tubuh manusia,
dengan mengifeksi dan menghancurkan sel CD4.

Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan kekebalaan
tubuh akan semakin lemah, sehingga rentah diserang berbagai penyakit Isue HIV kerap sekali dihubungan dengan peranan komunitas.Hal ini sangat erat berkaitan daengan Media dimana sekarang ini Media memiliki perananan yang sangat besar dan memiliki pengaruh yang sangat kuat sebagai pusat perhatian public untuk mengetahui dan mencari berbagai informasi, menyebaran informasi dan menambahkan pengetahuan. sumber informasi yang dijadikan sebagai bahab pemberitaan oleh media juga berasal dari masyarakat itu sendiri, Indonesia memiliki media massa yang beraneka ragam dengan tingkat perkembangan yang berkembang denagan pesat. Kebebasan yang diberikan negara dengan menerbitkan sebuah peraturan UU Nomer 40 tahun 1999 tentang Pers.

Dalam hal ini komunitas kerap sekali mengalami stigma dan diskriminasi yang dilakukan oleh masyarakat melalui pemberitaan dimedia Online / Cetak .Bentuk stiga dan diskriminasi terhadap komunitas banyak
didapat dari pemberitahuan yang selama ini menerbitkan komunitas hanya melihat sudut yang negative
dan penyebaran virus HIV seringkali digemborkan disebabkan oleh komunitas populasi kunci.

Progam penanggulangan HIV diindonesia yang dilakukan oleh Instansi Kesehatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Selama ini sudah banyak dilakukan dengan melibatkan komunitas Popuasi Kunci,namun pemberitaan media Online / Cetak masih kerap menyudutkan komunitas adalah sumber utama dalam issue penyebaran virus HIV.

Peranan Media menjadi sangat penting bagi komunitas dalam menekan dampak stigma dan diskriminasi yang selalu diterima oleh komunitas populasi kunci.
Melalui Kegiatan”Establishment the networking with media at local level “OPSI bekerja sama dengan
Indonesia Aids Coalision (IAC) melalui dukungan pendanan Global Found – New founding Model continue ( GF -NFMc) akan mengadakan pertemuan diskusi Bersama Media Online / Cetak dengan komunitas populasi kunci guna membahas dampak stigma dan diskriminasi pemberitaan terhadap komunitas populasi kunci yang akan dilakukan oleh Focal Point di 5 distrik (Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan).

Dengan melibatkan media – media local.Dengan kegiatan pertemuan
ini diharapkan terjalin kerja sama yang kuat antara Media dengan Komunitas dalam menangani
permasalahan Stigama dan diskriminasi pemberitaan terhadap komunitas.

Dan mencapai tujuan membangun jejaring antara populasi kunci maupun Lembaga komunitas
populasi kunci dengan berbagai media cetak maupun elektronik baik dalam rangka pengurangan stigma dan diskriminasi pada media terhadap populasi kunci atau mengumpulkan dukungan dalam
penanggulangan HIV-AIDS,” tandas ciko selaku dari Fokal Point OPSI Distrik Jakarta Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *