Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad berikan bantuan pemenuhan kebutuhan Spesifik Perempuan Dewasa dan Lansia dalam rangka Peduli Covid-19 di wilayah Cilodong

Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad berikan bantuan pemenuhan kebutuhan Spesifik Perempuan Dewasa dan Lansia dalam rangka Peduli Covid-19 di wilayah Cilodong

Cilodong, Rabu, (27/05/20)
Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 Kostrad Ny.Dra. Ati Herati Agus Rohman selenggarakan acara pemberian bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dewasa dan Lansia kelompok rentan terdampak covid-19. Pemenuhan kebutuhan spesifik Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 Kostrad Ny.Dra. Ati Herati Agus Rohman pada tahap awal ini didistribusikan langsung kepada yang berhak menerimanya di Aula Madivif 1 Kostrad dengan tidak meninggalkan protap dalam Pandemi Covid 19 saat ini. Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 Kostrad Ny.Dra. Ati Herati Agus Rohman memastikan hak perempuan dan anak terpenuhi. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan para mitra dan pengurus Persit KCK Divif 1 Kostrad. Selama ini pemenuhan bantuan-bantuan yang sifatnya umum seperti sembako sudah terlaksana. Namun, untuk bantuan yang sangat spesifik yang diberikan hari ini fokus dulu di wilayah Madivif 1 Kostrad. Hari ini baru tahap pertama, menyusul tahap-tahap berikutnya juga akan diberikan bagi perempuan dan anak kelompok rentan terdampak lainnya.

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian Persit Divif 1 Kostrad dalam meringankan beban kelompok rentan khususnya para perempuan dan ibu yang terdampak Covid-19 serta kebijakan pembatasan social berskala besar. Penyaluran bantuan ini diserahkan Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 Kostrad Ny.Dra. Ati Herati Agus Rohman secara langsung setelah sebelumnya dilakukan pendataan dan verifikasi oleh Pimpinan Persit KCK Divif 1 Kostrad yang berkoordinasi dengan Tim Persit KCK Divif 1 Kostrad. Distribusi bantuan kepada kelompok perempuan dan anak diprioritaskan untuk mereka yang berada di wilayah Madivif 1 Kostrad Cilodong. Tentunya ini merupakan salah satu contoh yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas baik pemerintah, dunia usaha, tokoh adat dan agama, bahwa di luar sana yang dibutuhkan masyarakat tidak hanya kebutuhan pokok saja tetapi ada kebutuhan spesifik baik untuk kebutuhan tumbuh kembang anak maupun kebutuhan kesehatan reproduksi bagi perempuan serta kebutuhan spesifik lansia.

Pemenuhan kebutuhan spesifik anak ditujukan bagi 5 kelompok, yakni anak usia 0-2 tahun, anak usia 3-4 tahun, anak usia 5-10 tahun, 10-17 tahun serta anak yang memerlukan perlindungan khusus. Bantuan yang diberikan tidak hanya untuk tambahan pemenuhan gizi dan nutrisi untuk proses tumbuh kembangnya, seperti kacang hijau, susu (hanya untuk anak di atas 2 tahun) dan vitamin, tetapi juga diapers (untuk bayi di bawah 2 tahun), sabun antiseptik, dan pembalut bagi perempuan dan remaja putri. Sementara itu, untuk bantuan spesifik perempuan dibagi ke 3 kelompok yaitu perempuan disabilitas, perempuan Lansia dan perempuan kepala keluarga. Namun, untuk perempuan Lansia berupa sabun, masker, supplement, sarung tangan, susu dan diapers untuk perempuan lansia dan disabilitas. Pemberian pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak, juga menjadi bagian dari Gerakan #BERJARAK (Bersama Jaga Keluarga Kita) yang telah diinisiasi Kemen PPPA sejak Maret 2020, dan hingga hari ini telah dilaksanakan di 28 provinsi dan 382 kabupaten/kota. Gerakan #BERJARAK meliputi 10 Aksi yang digerakkan oleh relawan/kader, yakni: (1) Tetap di rumah; (2) Hak perempuan dan anak terpenuhi; (3) Alat perlindungan diri tersedia; (4) Jaga diri, keluarga, dan lingkungan; (5) Membuat tanda peringatan; (6) Menjaga jarak fisik; (7) Mengawasi keluar masuk orang dan barang; (8) Menyebarkan informasi yang benar; (9) Aktivasi media komunikasi online; dan (10) Aktivasi rumah rujukan.
Turut hadir pula dalam kegiatan Ny. Yovita Anton Yuliantoro, Ny. Rian M Nas, Ny. Tri Winarni Yayan Suriyansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *