Sustainble Energy For Indonesia Seminar Nasional 9 Forum Energizing Indonesia  (FEI ILUNI DTGPK FTUI) “Sustainable Energi for Indonesia”

Sustainble Energy For Indonesia
Seminar Nasional 9 Forum Energizing Indonesia  (FEI ILUNI DTGPK FTUI) “Sustainable Energi for Indonesia”

Jakarta 4 maret 2020 -Forum Energizing Indonesia Ikatan Alumni Departemen Teknik Gas Petro Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FEI ILUNI DTGPK FTUI) menggelar Seminar Nasional ke-9 dengan tema yang diangkat adalah tentang ketahanan energi nasional atau “Sustainable Energi for Indonesia”.

Seminar ini dihadiri oleh pembicara utama Menristek/Kepala BRIN Prof. Bambang Brodjonegoro dan direktur utama Pertamina Nicke Widyawati.

Turut hadir para Pembicara Abdul Rochim selaku Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin RI, Ir. F.X. Sutijastoto, M.A. selaku Direktur Jenderal Energi, Jaka Purwanto selaku Head of Technical and Governmer, dan Dr. Hens Saputra selaku Direktur Pusat Teknologi Pengembangan BPPT.

Hadir juga Paulus Tjakrawan Taningdjaja selaku Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia, Budi Mulyono selaku Vice Presiden Aneka EBT PT PLN, dan Dr. Bambang Heru Susanto selaku Sekretaris/Wakil Ketua, Menristek/Kepala BRIN Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan, Peran Pemerintah adalah Membangun kebijakan yang kondusif bagi pengembangan inovasi dan pemanfaatan hasil inovasi; Fasilitasi HKI, standar, sertifikasi, serta dukungan pendanaan dan insentif fiskal; Katalisator dan fasilitator dalam penguatan kerjasama Triple Helix; Memanfaatkan hasil litbang dan inovasi; Memberdayakan aset negara untuk mendukung penguatan inovasi secara berkelanjutan.

Sedangkan, Peran Industri dan Dunia Usaha adalah Pencipta pasar baru yang dapat menyerap produk dan jasa yang dihasilkan; Industry Anchor (memberikan order dan memanfaatkan hasil litbang dan inovasi); Memanfaatkan tenaga ahli dan trampil hasil pendidikan PT dan Lembaga Iptek; Memfasilitasi komunitas wirausaha sesuai dengan perkembangan dan tuntutan persaingan; dan Penyediaan sumberdaya dan SDM praktisi, untuk mendukung kegiatan akademik maupun praktek kewirausahaan.

“Wadah forum indonesia ini sebenarnya tempat alumni UI yang ingin berkecimpung dalam bidang energi dan ingin terlibat simpatisan terus untuk melakukan sesuatu.” Ada diskusi bulanan,diskusi nasional dan desa lain-lain sebagainya.

Ini hanya sebuah kegiatan kecil langkah kami yang bisa kami lakukan untuk berbuat sesuatu.Hari ini yang ke sembilang kalinya biasanya setelah ini kami bikin rekemondasi dari poin-poin pembicara tadi kemudian kami tambah dengan analisa kami kemudian kami kirim dan apakah itu di laksanakan oleh pemerintahan dalan hal ini menteri SDM dan menteri yang lain dan kita serah kan ke mereka.

Adanya masukan dari kita tentang Seminar hari ini. Bahwa indonesia butuh energi yang sistem, dimana tidak putus dan bersinambunga salah satunya harus kita liat sepert kelapa sawit dan biomazas,”ujar Seminar ini dihadiri oleh pembicara utama Menristek/Kepala BRIN Prof. Bambang Brodjonegoro dan direktur utama Pertamina Nicke Widyawati.

Turut hadir para Pembicara Abdul Rochim selaku Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin RI, Ir. F.X. Sutijastoto, M.A. selaku Direktur Jenderal Energi, Jaka Purwanto selaku Head of Technical and Governmer, dan Dr. Hens Saputra selaku Direktur Pusat Teknologi Pengembangan BPPT.

Hadir juga Paulus Tjakrawan Taningdjaja selaku Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia, Budi Mulyono selaku Vice Presiden Aneka EBT PT PLN, dan Dr. Bambang Heru Susanto selaku Sekretaris/Wakil Ketua.

Menristek/Kepala BRIN Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan, Peran Pemerintah adalah Membangun kebijakan yang kondusif bagi pengembangan inovasi dan pemanfaatan hasil inovasi; Fasilitasi HKI, standar, sertifikasi, serta dukungan pendanaan dan insentif fiskal; Katalisator dan fasilitator dalam penguatan kerjasama Triple Helix; Memanfaatkan hasil litbang dan inovasi; Memberdayakan aset negara untuk mendukung penguatan inovasi secara berkelanjutan.

Bapak maureen mengatakan “Sedangkan, Peran Industri dan Dunia Usaha adalah Pencipta pasar baru yang dapat menyerap produk dan jasa yang dihasilkan; Industry Anchor (memberikan order dan memanfaatkan hasil litbang dan inovasi); Memanfaa
[6/3 10:57] Puang Emy Andi: enaga ahli dan trampil hasil pendidikan PT dan Lembaga Iptek; Memfasilitasi komunitas wirausaha sesuai dengan perkembangan dan tuntutan persaingan; dan Penyediaan sumberdaya dan SDM praktisi, untuk mendukung kegiatan akademik maupun praktek kewirausahaan,” ujarnya.

“Kalau kita lihat perkembangan akrobi bagian dari para pengusaha yang kelapa sawit yang menggunakan untuk biobisel dan samping itu ada lagi asosiasi yang lain,” untuk kelapa sawit karena kita tahu kelapa sawit punya banyak keuntungan di konsumsi manusia.
Dan rencana bulan depan kita akan adakan seminar lagi,”lanjutnya.

“Disisi lain, dapat memenuhi NDC, terjadi perubahan Iklim serta kita akan menuju ke B40 dan seterusnya, dipastikan dapat mengurangi Defisit Perdagangan,”lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *