Sindikat Mafia Tanah Dengan Menggunakan Sertifikat Palsu & E-KTP Ilegal

Sindikat Mafia Tanah Dengan Menggunakan Sertifikat Palsu & E-KTP Ilegal

Jakarta 12 Februari– indak pidana menyuruh melakukan dan atau turut serta melakukan pemalsuan den atau pomalsuan akta otentik dan atau tindak pindana pencucian uang.

 

Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 264 KUHP Jo. Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP dan atau UU RI No.08 tahun 2010 Pasal 3,4 dan 5.

URAIAN SINGKAT PASAL YANG DIPERSANGKAKAN :

263 KUHP : membuat aurat palsu atau memasulkan surat yang dapat

menimbulkan sesuatu hak perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh Orang Iain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, dipidana selama 6 tahun.

264 KUHP : pemalsuan terhadap akta otentik, memiliki barang muik orang Iain bukan dari hasil kejahatan, di pidana selama 8 tahun.

55 ayat 1 ke (1) : turut serta meIakukan perbuatan tindak pidana. UU RI No.08 tahun 2010 tentang Tlndak Pidana Pencucian Uang

Pasal 3 : Menempatkan, mentransfer, mengalihkan membelanjakan membayarkan menghibahkan menitipkan membawa keluar negeri mengubah bentuk menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan dipidana selama pahng lama 20 tahun denda Rp. 10.000.000.000,(sepuluh milyar rupiah).

Pasal 4 : Menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul sumber, lokasi, peruntukan, pengalihan hak-hak atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga hasil tindak pidana, dipidana paling lama 20 tahun /denda Rp. 5.000.000.000,(Iima milyar rupiah).

 

Pasal 5 : Menerima atau menguasai penempatan, pentransieran, pembayaran, hibah,sumbangan, penitipan. penukaran atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana ,dipidana paling lama 5 tahun / denda Rp. 1.000.000.000,(satu milyar rupiah).

Tempat kejadian Jakarta Selatan.

Waktu kejadian Februari 2019. Pelapor INDRA HOESEIN.

Saksi 19 orang.

Tersangka:

1.Dedi Rusmanto (menjalani hukuman di LP Cipinang),

2.Raden Handi alias Adri alias notaris Idham,

3.Arnold Yosep Dj Siahaya,

4.Indra Hoesen (Figur) alias Henry Primariady.S

5.Nadine (Figur)  alias Indah alias siti djubaedah,

6.Bugi Martono

7.Dimas Okgi Saputra,

8.IR.Denny Elza alias teguh,

9.Neneng Zakiah (DPO)

10.Diah alias Ayu (DPO)

Barang Bukti

1.Asli Sertifikat No.902/Pulo IndraHoesein;

2.Sertifikat No.902/Pulo a.n. Indra Hoesein (palsu);

3.KTP a.n. Indra Hoesein (fugur);

4.KTP a.n. Nadine (figur);

5.NPWP a.n. Indra Hoesein (fugur);

6.Akta PPJB No.09tanggal 20 Februari 2019;

7.Akta Kuasa Menjual No.10 tanggal 20 Februari 2019′,

8.Tanda terima SHM No.902/Pulo;

9.Foto Indra Hoesein saat pertemuan di Kantor Notaris Idham; 10.Foto Dedi Rusmanto saat 11.Foto transaksi jual beli dikantor notaris Aldri Putra Johan, SH.

12. ID Card tersangka a.n. DIMAS

13.Seragam Dinas tersangka DlMAS;

14.1 (satu) set Komputer Merk HP;

15.1 (satu) unit Camera Canon;

16.1 (satu) unit Eye scanner;

17.1 (satu) unit Sign pad;

18.1 (satu) unit Finger pad;

19.Surat/dokumen pengajuan KTP yang diduga palsu;

20.1 (satu) unit mobil merk Nissan Livina;

21.Mutasi rekening Bank Danamon a.n. Indra Hoesein (figur);

22.Buku Tabungan BCA a.n. Bugi Martono;

23.Mutasi rekening Bank Danamon a.n. Indra Hoesein (figur).

Peran Tersangka

1.DIAH ALIAS AYU (DPO)

 

Berperan seolah-olah sebagai pembeli rumah Indra Hoesein tujuannya untuk mendapatkan fotokopi SHM No.902/Pulo.

Menerima asli Sertifikat dari Dedi Rusmanto di Cilandak Town Square. Memberikan uang kepada Dedi Rusmanto sebagai imbalan mendapatkan asli sertifikat.

 

2. RADEN HANDI ALIAS ADRI ALIAS NOTARIS IDHAM

Mengaku sebagai Notaris Idham dan Orang pertama yang menerima fotokopi SHM No.902/Pulo a.n.

Indra Hoesein > Menyerahkan fotokopi sertifikat kepada Dedi Rusmanto untuk dipalsukan

3. DEDI RUSMANTO :

Diduga orang yang membuat sertifikat palsu; dan Menukar SHM palsu dengan SHM asli di BPN saat pengecekan oleh staf Notaris Ratu Arlini Sriwahyuni; Menyerahkan asli serthat kepada Diah alias Ayu dan Arnold;

4. ARNOLD :

Menerima asli sertifikat Asli dan Dedi Rusmanto .lkut hadir saat penandatangan PPJB dengan objek Sertiflkat No.902/Pulo di kantor Notaris Aldri Putra Johan di Sunter

Diduga orang yang mendatangkan fugur Indra Hoesein dan figur Nadine (istri Indra Hoesein) ke Kantor Notaris Aldri.

5. NENENG ZAKIAH (DPO)

Orang yang merekrut figur Indra Hoesein dan figur Nadine.

Orang yang mendatangkan fugur Indra Hoesein dan figur Nadine saat penandatangan PPJB di Kantor Notaris Aldri Putra Johan > Menerima uang hasil kejahatan sebesar Rp. 6.000.000.000,-

6. IR. DENNY ELZA, MM alias TEGUH

Merekrut figur Indra Hoesein dan Nadine dan membuat KTP di Pamulang dengan menggunakan data palsu; > Mendampingi figur Indra Hoesein dan Nadine di Kantor Notaris

7. HENRY PRIMARIADY (FIGUR INDRA HOESEIN):

Mengaku sebagai |ndra Hoesein pemilik SHM No.902/Pulo dan tandatangan PPJB dengan Fendi (founder) di Kantor Notaris Membuka Rekening Bank Danamon (menggunakan KTP palsu) untuk menerima uang dari hasil PPJB sebesar Rp.11.000.000.000,-

8. SITI DZU BAEDAH ALIAS INDAH (FIGUR NADlNE)

Mengaku sebagai Nadine (istru Indra Hoesein) dan tanda tangan PPJB dengan Fendi (founder) di Kantor Notaris Aldri Putra Johan. SH di Sunter.

9. DIMAS OKGI SAPUTRA alias DIMAS (Ex honorer Kec. Pamulang)

orang yang membuat E-KTP dan Kartu Keluarga dengan meng-input data palsu melalui alat perekam E-KTP di Kantor Kecamatan Pamulang.

10. BUGI MARTONO

Menerima uang hasil kejahatan Rp. 11.000.000.000,di rekening BCA a.n. Bugi Martono .Menarik tunai uang Rp. 11.000.000.000,di BCA KCP Pondok lndah Mall dan memberikan kepada Neneng dan Arnold

Lokasi Penangkapan :

1. HENRY PRIMARIADYS:

Ditangkap di JI. Sakura Blok F No.432 Cinere RT .005/015 Kel. Cinere Kec. Cinere Kota Depok.

2. SITI DZUBAEDAH ALIAS INDAH :

Ditangkap di Hotel Topas kamar 348 Jl. Dr. Djunjunan No.153, Pajajaran. Kec. Cicendo. Kola Bandung, Jawa Barat.

3. ARNOLD SJ YOSEPH : Ditangkap di pintu keluar tol Tangerang arah BSD

4. BUGI MARTONO : Ditangkap di pintu keluar tol Tangerang arah BSD

5. RADEN HANDI ALIAS ADRI:

Ditangkap di Kp Dukuh RT.003/004 Desa Ciledug Kec. Setu Kab. Bekasi Jawa Barat

6. IR. DENNY ELZA, MM alias TEGUH ditangkap di Perumahan Cimanggu Residence Bogor Jawa Barat.

7. DIMAS OKGI SAPUTRA alias DlMAS ,ditangkap di Warung Kuliner JI. WR Supratman Depan Villa Cendana Ciputat Kota Tangerang Selatan dan Total Kerugian : Rp. 85.000.000.000,(delapan puluh lima milyar rupiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *